Pages

Showing posts with label pembagian wilayah imasasi. Show all posts
Showing posts with label pembagian wilayah imasasi. Show all posts

Monday, September 4, 2017

Isim

Mengenal Isim

Isim secara bahasa berarti "nama" atau "kata benda". Sedangkan menurut istilah berarti "kata yang mengandung sebuah makna pada dirinya dan tidak berkaitan dengan waktu". Jadi isim merupakan lawan dari fi'il dari sisi keterkaitannya dengan waktu. Karena tidak dibatasi dengan waktu, maka isim termasuk kata yang paling banyak jenisnya.

Bagaimana cara mudah mendeteksi isim?
Isim memiliki banyak tanda, diantaranya:
1. Dilekati ال (alif lam)
Contoh: الكتاب

2.Bertanwin (dhommatain,fathatain, kasratain)
Contoh: قلم (dibaca qolamun)

3. Bertemu dengan huruf جار
Contoh: من المسجد
kata المسجد sudah pasti isim karena didahului oleh huruf jar (من) dan dilekati alif lam.

Pembagian isim
1. Isim berdasarkan jumlah
-. مفرد ( tunggal).
-. مثنى (Ganda).
-. جعع (Jamak).

2. Isim berdasarkan jenis
-. مذكر (laki²).
-. مؤنث (perempuan).

3. Isim berdasarkan keumuman dan kekhususan
-. معرفة (khusus).
-. نكرة (umum).

4. Isim berdasarkan keberterimaan tanwin
-. منصرف (menerima tanwin).
-. غير منصرف (tidak menerima tanwin).

5. Isim berdasarkan perubahan akhir kata
-. معرب (berubah).
-. مبني(tetap).

Sunday, July 16, 2017

"Nabi" Para Sastrawan

"Al Mutanabbi (915-965)"

👉  Abu Tayyib Ahmad bin Husain bin Murrah bin Abdul Jabbar Al Ju’fi Al Kufi, dilahirkan di Kindah, kufah , Irak pada tahun 303 H/ 915 M. Nama al-ju’fi diambil dari nama kakeknya Ju’fi bin Sa’ad, sedangkan sebutan al-Kufi merujuk pada kampung halaman tempat dia dilahirkan, akan tetapi ia kerap dikenal dengan nama Abu Tayyib al-Mutanabbi atau hanya disebut al-Mutanabbi.
👉   al-Mutanabbi sendiri bukanlah berasal dari pemberian orang tuanya, namun nama ini diberikan oleh orang orang lain sejak mudanya, dari sinilah muncul berbagai versi yang mengakibatkan kontroversi di kalangan masyarakat. Sebagaimana disebutkan, secara leksikal kata “al-Mutanabbi” berarti orang yang mengaku dirinya sebagai Nabi. Tetapi menurut seorang ahli sejarah (Imam al-Khatib al-Baghdadi) mengatakan bahwa Abu Tayyib yang tak lain adalah al-Mutanabbi digelari Al Mutanabbi karena berasal dari keturunan keluarga Alawi Hasani (Keturunan Ali bin Abi Thalib dan Hasan bin Ali bin Abi Thalib) dan kemudian mengaku sebagai Nabi, pengakuan ini dibuatnya ketika dia menetap di Kalb sebuah kampung di Syria, tetapi setelah diteliti, ternyata pengakuan ini tidaklah benar.
👉 Menurut pakar bahasa dan ahli sastra Arab, Ibrahim al-Yajizi, cerita dan kisah di atas tidak benar dan tidak berdasar. Untuk membuktikan hal ini al-Yajizi kemudian mengumpulkan semua syair syair al-Mutanabbi dalam sebuah buku berjudul “Diwan al-Mutanabbi” yaitu kumpulan syair-syair al-Mutanabbi.
👉 Ibrahim al-Yajizi menyatakan bahwa Abu Tayyib Ahmad digelari al-Mutanabbi tidak lain dan tidak bukan adalah karena syair yang diciptakan dan dilantumkannya sangat membuat kagum para pendengarnya, dengan kata lain bait bait kalimat yang dituangkan dalam Qasidahnya (syair) merupakan kalimat kalimat yang diberikan kemukjizatan. Pernyataan ini diperkuat oleh pendapat al-Tsa’labi yang menyatakan bahwa sejak kecil Abu Tayyib Ahmad telah menunjukan kemampuan dan kelebihannya yang besar dan dia mampu mengungkapkan kata dan syair yang sangat mengagumkan para pendengarnya.

#LITBUD
#ARABPEDIA
#IMASASIJABODETABEK
#HUMAS

Sunday, June 4, 2017

Mengenal IMASASI

   

    Sejauh ini beberapa dari kalian mungkin pernah dengar organisasi bahasa arab dari mahasiswa se-Indonesia, atau bahkan belum pernah sama sekali mendengar organisasi ini.
  
    Apa sih organisasi IMASASI itu?
  
    Ikatan Mahasiswa Studi Arab se-Indonesia (IMASASI) adalah organisasi mahasiswa studi arab tingkat nasional yang merupakan segmen integral dari elemen lembaga-lembaga kemahasiswaan studi arab. Organisasi ini merupakan sarana bagi mahasiswa studi Arab yang membutuhkan lembaga profesi untuk meningkatkan kompetensi profesionalisme dan pedagogik, dan menciptakan peningkatan pembelajaran bahasa Arab.
    Fungsi sebagai wadah untuk merencanakan, melaksanakan, dan mengembangkan kegiatan ekstrakurikuler di tingkat perguruan tinggi yang bersifat keilmuan bahasa dan budaya Arab serta pengabdian kepada masyarakat.
    Seiring waktu, Imasasi melebarkan sayap nya hingga dapat mencakup semua wilayah di indonesia yg terbagi menjadi 10 wilayah dengan Rincian :
Wilayah 1 : mencakup Wilayah Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) , Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Riau
Wilayah 2 : Mencakup Wilayah Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, dan Lampung.
Wilayah 3 : Mencakup Wilayah JABODETABEK.
Wilayah 4 : Mencakup Wilayah Serang, Pandeglang, Lebak, dan sekitarnya.
wilayah 5 :Mencakup Wilayah Bandung, Tasikmalaya, Cirebon, Sukabumi dan sekitarnya.
Wilayah 6 :Mencakup Wilayah Provinsi Jawa Tengah.
Wilayah 7 :Mencakup Wilayah Provinsi D I Yogyakarta.
Wilayah 8 : Mencakup Wilayah Provinsi Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur dan sekitarnya.
Wilayah 9 : Mencakup Pulau Sulawesi, Pulau Irian Jaya dan sekitarnya.
Wilayah 10 : Mencakup Wilayah Pulau Kalimantan dan sekitarnya.

    Bagaimana caranya agar bisa gabung IMASASI?

    Cukup mudah memang, dengan persyaratan kamu adalah mahasiswa aktif semester awal di jurusan yang berbau bahasa arab, kamu bisa mengikuti organisasi ini sesuai dengan wilayah universitas atau perguruan tinggi yang kamu selami.

#IMASASI
#LITBUD
#HUMAS
#ARABPEDIA