Thursday, July 13, 2017
Abul Aswad Ad-Du'ali menjadi sosok yang berkiprah sangat penting bagi umat Muslim. Dialah yang menemukan kaedah tata Bahasa Arab (Nahwu), salah satunya yakni kaedah pemberian harakat.
👉🏼 Abul Aswad Ad-Du'ali merupakan penggagas ilmu nahwu dan pakar tata bahasa bahasa Arab dari Bani Kinanah dan dijuluki sebagai bapak bahasa Arab. Nama aslinya adalah Zhalim bin Amr, lebih dikenal atau dengan julukannya Abu Al-Aswad Ad-Du’ali (atau Ad-Dili), orang yang diambil ilmunya dan yang memiliki keutamaan, dan Hakim (Qadhi) di Basyrah. Dia dilahirkan pada masa kenabian Muhammad S.A.W. Ia dianggap sebagai orang yang pertama kali mendefinisikan tata bahasa Arab. Dan yang pertama kali meletakkan titik pada huruf hijaiyah. Dia meninggal karena wabah ganas yang terjadi pada tahun 69 H (670-an M) dalam usia 85 tahun.
👉🏼 Abul Aswad Ad-Duali diperintahkan untuk mengembangkan bahasa Arab oleh Ali bin Abi thalib karena pada masa itu Islam telah berkembang ke berbagai negara dan orang asing (ajam/non arab) banyak yang salah dalam berbahasa Arab dan kesulitan memahami Al-Quran, serta masuknya orang-orang ajam ke negeri-negeri Islam lalu mencampur bahasa mereka.
👉🏼 Dikisahkan bahwa yang membuat Abul Aswad Ad-Du’aliy semakin semangat mengembangkan bahasa Arab adalah pada suatu malam ia berjalan dengan putrinya, kemudian putrinya berkata:" “ما أجمل السماء; maa ajmalus sama’i” (Apa yang paling Indah di langit?), kemudian Abul Aswad Ad-Du’aliy berkata:" “نجومها; nujumuha” (bintang-bintangnya), kemudian putrinya berkata, “Saya bermaksud mengungkapkan ketakjuban (kekaguman)”. Maka Abul Aswad Ad-Du’aliy berkata membenarkan, katakanlah:"“ما أجمل السماء; “maa ajmalas sama’a”, (betapa indahnya langit).
Dikutip dari :
1.Qowaid asasiyah lillughotil
2. wafaat al ayyan.
#IMASASIJABODETABEK
#ARABPEDIA
#TOKOH
#ILMU
Monday, July 10, 2017
Maulana jalaluddin Rumi
• Maulana Jalaluddin Rumi Muhammad bin Hasin al Khattabi al-Bakri (Jalaluddin Rumi) atau sering pula disebut dengan nama Rumi adalah seorang penyair sufi yang lahir di Balkh (sekarang Afganistan) pada tanggal 6 Rabiul Awwal tahun 604 Hijriah, atau tanggal 30 September 1207 Masehi.
• - Tahun 1244 M, Rumi bertemu dengan syekh spiritual lain, Syamsuddin dari Tabriz, yang mengubahnya menjadi sempurna dalam ilmu tasawuf. Setelah Syamsuddi wafat, Rumi kemudian bertemu dengan Husamuddin Ghalabi, dan mengilhaminya untuk menulisakan pengalaman spiritualnya dalam karyanya monumentalnya Matsnawi-ye Ma’nawi. Ia mendiktekan karyanya tersebut kepada Husamuddin sampai akhir hanyatnya pada tahun 1273 M.
• - Kumpulan puisi Rumi yang terkenal bernama al-Matsnawi al-Maknawi konon adalah sebuah revolusi terhadap Ilmu Kalam yang kehilangan semangat dan kekuatannya. Isinya juga mengeritik langkah dan arahan filsafat yang cenderung melampaui batas, mengebiri perasaan dan mengkultuskan rasio. Diakui, bahwa puisi Rumi memiliki ciri khas tersendiri dibandingkan para sufi penyair lainnya.
• - Ciri khas yang membedakan puisi Rumi dengan karya sufi penyair lain adalah seringnya ia memulai puisinya dengan menggunakan kisah-kisah. Tapi hal ini bukan dimaksud ia ingin menulis puisi naratif. Kisah-kisah ini digunakan sebagai alat pernyataan pikiran dan ide.
•
- Salah satu karyanya yang paling terkenal adalah :
Jangan tanya apa agamaku. Aku bukan yahudi, bukan zoroaster, bukan pula islam. Karena aku tahu, begitu suatu nama kusebut, kau akan memberikan arti yang lain daripada makna yang hidup di hatiku.
#IMASASI
#ARABPEDIA
#IMASASIJABODETABEK
#ILMU
#SASTRA
#FAKTA
Sunday, June 4, 2017
Mengenal IMASASI
Apa sih organisasi IMASASI itu?
Ikatan Mahasiswa Studi Arab se-Indonesia (IMASASI) adalah organisasi mahasiswa studi arab tingkat nasional yang merupakan segmen integral dari elemen lembaga-lembaga kemahasiswaan studi arab. Organisasi ini merupakan sarana bagi mahasiswa studi Arab yang membutuhkan lembaga profesi untuk meningkatkan kompetensi profesionalisme dan pedagogik, dan menciptakan peningkatan pembelajaran bahasa Arab.
Wilayah 2 : Mencakup Wilayah Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, dan Lampung.
Wilayah 3 : Mencakup Wilayah JABODETABEK.
Wilayah 4 : Mencakup Wilayah Serang, Pandeglang, Lebak, dan sekitarnya.
wilayah 5 :Mencakup Wilayah Bandung, Tasikmalaya, Cirebon, Sukabumi dan sekitarnya.
Wilayah 6 :Mencakup Wilayah Provinsi Jawa Tengah.
Wilayah 7 :Mencakup Wilayah Provinsi D I Yogyakarta.
Wilayah 8 : Mencakup Wilayah Provinsi Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur dan sekitarnya.
Wilayah 9 : Mencakup Pulau Sulawesi, Pulau Irian Jaya dan sekitarnya.
Wilayah 10 : Mencakup Wilayah Pulau Kalimantan dan sekitarnya.
Cukup mudah memang, dengan persyaratan kamu adalah mahasiswa aktif semester awal di jurusan yang berbau bahasa arab, kamu bisa mengikuti organisasi ini sesuai dengan wilayah universitas atau perguruan tinggi yang kamu selami.
#LITBUD
#HUMAS
#ARABPEDIA
Wednesday, May 31, 2017
Nawaal el Sadawi
El Saadawi memenuhi syarat sebagai dokter pada tahun 1955 di Kairo. Dia telah menerbitkan sedikitnya dua puluh empat buku dalam bahasa Arab dan sangat populer di kalangan khalayak berbahasa Inggris.
Sunday, May 28, 2017
syaikh Khalil bin Ahmad al-Farahidi
Syaikh Kholil mendapatkan ilham (inspirasi) untuk menyusun ilmu ‘Arudh ketika beliau ada di kota Makkah. Hal ini disinyalir pemberian nama ‘Arudh karena ada unsur tafa’ul atau melihat adanya pertanda baik dengan Ka’bah yang ada di tengah-tengah (arab: ‘Arudh) kota Makkah.
#IMASASIWIL3
#ARABPEDIA
Khalil ghibran

Khalil Gibran (juga dieja Khalil Gibran; lahir Gibran Khalil Gibran, bahasa Arab: جبران خليل جبران, lahir di Lebanon, 6 Januari 1883 – meninggal di New York City, Amerika Serikat, 10 April 1931 pada umur 48 tahun) adalah seorang seniman, penyair, dan penulis Lebanon Amerika. Ia lahir di Lebanon (saat itu masuk Provinsi Suriah di Khilafah Turki Utsmani) dan menghabiskan sebagian besar masa produktifnya di Amerika Serikat. pada tahun 1912 dengan judul Al-Ajnihah al-Mutakassirah, adalah sebuah novel otobio
grafis. Tokoh Selma Karamy dalam novel itu adalah gambaran Nona Hala Daher, gadis kawan studi Gibran di Libanon yang ditakdirkan oleh Tuhan memperoleh cinta pertamanya. Gadis itu tak berhasil disuntingnya ke jenjang perkawinan bukan lantaran ayah sang gadis menolak lamarannya (sebagian umum dialami pemuda miskin dari segala zaman) tetapi karena pendeta kota, dengan senjata wibawa keagamaannya, merampas keinginan sang gadis dan ayahnya dan memaksakan perkawinan gadis itu dengan keponakannya, seorang laki-laki yang tak bertanggung jawab dan gemar berpesta pora. Lebih terkutuk lagi ialah bahwa motif keinginan sang pendeta itu tak lain untuk . . . mewarisi kekayaan keluarga Dahler!
Nantikan terus #ARABPEDIA selanjutnya ☝
#LITBUD
#HUMAS
#IMASASI
Saturday, March 18, 2017
STUKTUR KEPENGURUSAN IKATAN MAHASISWA STUDI ARAB SE-INDONESIA (IMASASI) WILAYAH III JABODETABEK PERIODE 2016-2017
Wakil Ketua Wilayah : Zakariyal Mihrob (UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)
Sekretaris I : Nursyilfiyah (Universitas Negeri Jakarta)
Sekretaris II : Naufal Ervina Kusherfathini (Universitas al-Azhar Indonesia)
Bendahara I : Nur Amelia (Universitas Negeri Jakarta)
Bendahara II : Tutik Handayani (LIPIA)
Bidang Kaderisasi
Ketua Bidang : Renata (UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)
Anggota :
- Kharisma Rosma Dewi (Universitas al-Azhar Indonesia)
- Siti Badriati Chaniago (UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)
- Gungun Gunadi (Universitas Djuanda)
- Moch Syarif Hidayatullah (Universitas al-Azhar Indonesia)
- Adam Bryan Nugroho (Universitas al-Azhar Indonesia)
Bidang Humas
Ketua Bidang : Ulfie Hanifah (UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)
Anggota :
- Reda Yunia Sari (LIPIA)
- Riska Auliya Siddiq (UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)
- Qori Nur Islamiati (UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)
Bidang (Penelitian, pengembangan, bahasa, dan budaya) LITBUD
Ketua Bidang : Mutiara Citra Mahmuda (UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)
Anggota :
- Syahril Sahiby (UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)
- Muhammad Syamsul Hadi (LIPIA)
- Irma Suciani (UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)
- Rif’atul Mahmudah (UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)
- Mohammad Rachmanto (STID Muhammad Natsir)
- Muhammad Ikmal Wafa (UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)
- Khilyatul Auliyah (Universitas Djuanda)
Bidang Dana dan Usaha (DANUS)
Ketua Bidang : Eha Cholida Az-Zahra (LIPIA)
Anggota :
- Ishak Farid (Universitas al-Azhar Indonesia)
- Achmad Zulfikar (UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)
- Fillia Rizki Sagita (UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)
- Rahayu Devani (UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)
- Intan Nuraeni (UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)



