Pages

Sunday, June 4, 2017

Mengenal IMASASI

   

    Sejauh ini beberapa dari kalian mungkin pernah dengar organisasi bahasa arab dari mahasiswa se-Indonesia, atau bahkan belum pernah sama sekali mendengar organisasi ini.
  
    Apa sih organisasi IMASASI itu?
  
    Ikatan Mahasiswa Studi Arab se-Indonesia (IMASASI) adalah organisasi mahasiswa studi arab tingkat nasional yang merupakan segmen integral dari elemen lembaga-lembaga kemahasiswaan studi arab. Organisasi ini merupakan sarana bagi mahasiswa studi Arab yang membutuhkan lembaga profesi untuk meningkatkan kompetensi profesionalisme dan pedagogik, dan menciptakan peningkatan pembelajaran bahasa Arab.
    Fungsi sebagai wadah untuk merencanakan, melaksanakan, dan mengembangkan kegiatan ekstrakurikuler di tingkat perguruan tinggi yang bersifat keilmuan bahasa dan budaya Arab serta pengabdian kepada masyarakat.
    Seiring waktu, Imasasi melebarkan sayap nya hingga dapat mencakup semua wilayah di indonesia yg terbagi menjadi 10 wilayah dengan Rincian :
Wilayah 1 : mencakup Wilayah Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) , Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Riau
Wilayah 2 : Mencakup Wilayah Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, dan Lampung.
Wilayah 3 : Mencakup Wilayah JABODETABEK.
Wilayah 4 : Mencakup Wilayah Serang, Pandeglang, Lebak, dan sekitarnya.
wilayah 5 :Mencakup Wilayah Bandung, Tasikmalaya, Cirebon, Sukabumi dan sekitarnya.
Wilayah 6 :Mencakup Wilayah Provinsi Jawa Tengah.
Wilayah 7 :Mencakup Wilayah Provinsi D I Yogyakarta.
Wilayah 8 : Mencakup Wilayah Provinsi Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur dan sekitarnya.
Wilayah 9 : Mencakup Pulau Sulawesi, Pulau Irian Jaya dan sekitarnya.
Wilayah 10 : Mencakup Wilayah Pulau Kalimantan dan sekitarnya.

    Bagaimana caranya agar bisa gabung IMASASI?

    Cukup mudah memang, dengan persyaratan kamu adalah mahasiswa aktif semester awal di jurusan yang berbau bahasa arab, kamu bisa mengikuti organisasi ini sesuai dengan wilayah universitas atau perguruan tinggi yang kamu selami.

#IMASASI
#LITBUD
#HUMAS
#ARABPEDIA

Wednesday, May 31, 2017

Nawaal el Sadawi


penulis dan feminis Nawal el Saadawi lahir pada tahun 1931 di Desa kafir Tahla. Ayahnya, seorang pejabat di Departemen Pendidikan Mesir.
El Saadawi memenuhi syarat sebagai dokter pada tahun 1955 di Kairo. Dia telah menerbitkan sedikitnya dua puluh empat buku dalam bahasa Arab dan sangat populer di kalangan khalayak berbahasa Inggris.
Nawal el-Sadawi terpanggil untuk mencatat kesaksian, menyodorkan realitas pahit yang berabad-abad tersembunyi, dan mendorong proses perubahan, melalui karya sastra (novel). Karya-karyanya, yang telah diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa, termasuk Indonesia, seperti Perempuan di Titik Nol, Matinya Sang Penguasa, Memoar Seorang Dokter Perempuan, dan Catatan dari Penjara Perempuan, membuka mata jutaan manusia dari dunia Islam untuk menyadari keadaan untuk melakukan perubahan.
Melalui novel-novelnya, Nawal el-Sadawi hendak membebaskan kaum perempuan dari penindasan kaum lelaki.
Potret diskriminasi terhadap hak-hak perempuan memang telah banyak diangkat dalam berbagai bentuk media, tak terkecuali dalam karya sastra.
 Meskipun sukses sastra nya, El Saadawi telah berulang kali dihukum oleh pemerintah Mesir karena pengalamannya sebagai seorang dokter medis membawanya untuk menulis tentang masalah tabu kewanitaan dan seksualitas.
Dia juga kehilangan posisi dia sebagai Pemimpin Redaksi sebuah jurnal kesehatan, dan sebagai Sekretaris Umum Asisten Asosiasi Medis di Mesir. Dari tahun 1973 sampai 1976 ia meneliti perempuan dan neurosis di Fakultas Ain Shams University of Medicine, dan 1979-1980 ia adalah Penasihat PBB untuk Program Perempuan di Afrika dan Timur Tengah.

Sunday, May 28, 2017

syaikh Khalil bin Ahmad al-Farahidi


Abu Abdirrahman Al-Khalil bin Ahmad bin 'Amru bin Tamim al-Farahidi al-Azadi al-Yahmadi ( أبو عبد الرحمن الخليل بن أحمد بن عمرو بن تميم الفراهيدي الأزدي اليحمدي) atau lebih dikenal dengan Al-Khalil bin Ahmad al-Farahidi (lahir di Basra, 100 H/718 wafat di Basra, Jumadal akhir 173 H/789) adalah seorang ulama dibidang bahasa Arab, sastra Arab, dan juga penemu ilmu persajakan Arab, yang ia ambil dari musik karena ia ahli dalam bidang tersebut. Ia mempelajari berbagai ilmu dari Ibnu Abi Ishaq yang merupakan guru dari Sibawaih
Syaikh Kholil mendapatkan ilham (inspirasi) untuk menyusun ilmu ‘Arudh ketika beliau ada di kota Makkah. Hal ini disinyalir pemberian nama ‘Arudh karena ada unsur tafa’ul atau melihat adanya pertanda baik dengan Ka’bah yang ada di tengah-tengah (arab: ‘Arudh) kota Makkah.
Dalam sebuah referensi dijelaskan bahwa yang mendorong Imam Kholil untuk mendalami ilmu tersebut adalah bahwa pada suatu ketika orang-orang arab mulai berpaling meninggalkan Imam Kholil, dan belajar kepada muridnya yang bernama Imam Sibaweh. Keberadaan Imam Kholil seakan-seakan tidak lagi diperhitungkan oleh masyarakat waktu itu.
Peristiwa ini membuat Imam Kholil tergugah untuk menyendiri dan menyepi, memohon kepada Allah swt. agar dikaruniai sebuah ilmu yang tidak pernah dimiliki orang lain. Do’a beliau akhirnya dikabulkan oleh Allah. Imam Kholil pun kemudian menemukan rahasia-rahasia dalam sya’ir arab yang waktu itu merupakan primadona di kalangan masyarakat arab. Beliau menemukan lima belas  kaidah pokok dalam sya’ir arab yang pada gilirannya dikenal dengan istilah bahar. Kaidah pokok ini kemudian disempurnakan oleh murid beliau yang bernama al-Akhfasy, sehingga menjadi enam belas sajak.
Referensi lain menyebutkan bahwa beliau mengadakan penelitian adalah karena ia melihat bahwa para penyair modern pada masanya ini mulai keluar dari wazan-wazan Arab yang ada, adakalanya wazan-wazan lama itu dikurangi dan ditambahi, bahkan sebagian mereka ada yang menciptakan wazan baru yang tidak pernah didengar sama sekali oleh orang Arab. Setelah melihat demikian maka ia mulailah berpikir untuk meletakkan aturan-aturan dasar di dalam sya’ir Arab.
#LITBUD
#IMASASIWIL3
#ARABPEDIA

Khalil ghibran




Khalil Gibran (juga dieja Khalil Gibran; lahir Gibran Khalil Gibran, bahasa Arab: جبران خليل جبران, lahir di Lebanon, 6 Januari 1883 – meninggal di New York City, Amerika Serikat, 10 April 1931 pada umur 48 tahun) adalah seorang seniman, penyair, dan penulis Lebanon Amerika. Ia lahir di Lebanon (saat itu masuk Provinsi Suriah di Khilafah Turki Utsmani) dan menghabiskan sebagian besar masa produktifnya di Amerika Serikat. pada tahun 1912 dengan judul Al-Ajnihah al-Mutakassirah,  adalah sebuah novel otobio
grafis. Tokoh Selma Karamy dalam novel itu adalah gambaran Nona Hala Daher, gadis kawan studi Gibran di Libanon yang ditakdirkan oleh Tuhan memperoleh cinta pertamanya. Gadis itu tak  berhasil disuntingnya ke jenjang perkawinan bukan lantaran ayah sang gadis menolak lamarannya (sebagian umum dialami pemuda miskin dari segala zaman) tetapi karena pendeta kota, dengan senjata wibawa keagamaannya, merampas keinginan sang gadis dan ayahnya dan memaksakan perkawinan gadis itu dengan keponakannya, seorang laki-laki yang tak bertanggung jawab dan gemar berpesta pora. Lebih terkutuk lagi ialah bahwa motif keinginan sang pendeta itu tak lain untuk . . . mewarisi kekayaan keluarga Dahler!
—•—•—•—•—•—•—•—
IMASASI Wilayah 3 Jabodetabek dengan bangga memperkenalkan program baru  kami yakni "ARABPEDIA". Menginformasikan berbagai hal menarik seputar dunia keilmuan arab yang terkait budaya dan bahasa❗Update pada hari SENIN & KAMIS  disetiap minggunya
Nantikan terus #ARABPEDIA selanjutnya ☝
#ARABPEDIA
#LITBUD
#HUMAS
#IMASASI

Saturday, March 18, 2017

STUKTUR KEPENGURUSAN IKATAN MAHASISWA STUDI ARAB SE-INDONESIA (IMASASI) WILAYAH III JABODETABEK PERIODE 2016-2017

Ketua Wilayah           : Azka Zaki Mustafa (UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)
Wakil Ketua Wilayah : Zakariyal Mihrob (UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)

Sekretaris I  : Nursyilfiyah (Universitas Negeri Jakarta)
Sekretaris II : Naufal Ervina Kusherfathini (Universitas al-Azhar Indonesia)

Bendahara I  : Nur Amelia (Universitas Negeri Jakarta)
Bendahara II : Tutik Handayani (LIPIA)

Bidang Kaderisasi
Ketua Bidang : Renata (UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)
Anggota :
- Kharisma Rosma Dewi (Universitas al-Azhar Indonesia)
- Siti Badriati Chaniago (UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)
- Gungun Gunadi (Universitas Djuanda)
- Moch Syarif Hidayatullah (Universitas al-Azhar Indonesia)
- Adam Bryan Nugroho (Universitas al-Azhar Indonesia)

Bidang Humas
Ketua Bidang : Ulfie Hanifah (UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)
Anggota :
- Reda Yunia Sari (LIPIA)
- Riska Auliya Siddiq (UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)
- Qori Nur Islamiati (UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)
- Siti Fajriah (Universitas al-Azhar Indonesia)
- Badriati Zahroun Nabilah (Universitas Djuanda)
- Izza Farizza (UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)

Bidang (Penelitian, pengembangan, bahasa, dan budaya) LITBUD
Ketua Bidang : Mutiara Citra Mahmuda (UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)
Anggota :
- Syahril Sahiby (UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)
- Muhammad Syamsul Hadi (LIPIA)
- Irma Suciani (UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)
- Rif’atul Mahmudah (UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)
- Mohammad Rachmanto (STID Muhammad Natsir)
- Muhammad Ikmal Wafa (UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)
- Khilyatul Auliyah (Universitas Djuanda)

Bidang Dana dan Usaha (DANUS)
Ketua Bidang : Eha Cholida Az-Zahra (LIPIA)
Anggota :
- Ishak Farid (Universitas al-Azhar Indonesia)
- Achmad Zulfikar (UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)
- Fillia Rizki Sagita (UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)
- Rahayu Devani (UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)
- Intan Nuraeni (UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)

Tuesday, October 25, 2016

Open Recruitment Anggota Baru Ikatan Mahasiswa Studi Arab se-Indonesia (IMASASI) wilayah III Jabodetabek

       !!! بشرى لمحبي اللغة العربية
Kabar gembira bagi para pecinta Bahasa Arab

            Ikatan Mahasiswa Studi Arab se-Indonesia (IMASASI) wilayah III Jabodetabek membuka Open Recruitment anggota baru

Persyaratan :

  • Mahasiswa/i semester 1-3
  • Mahasiswa/i sastra, pendidikan, bahasa Arab dan ada matakuliah seputar Arab dan lingkupnya
  • Mempunyai keinginan belajar mengembangkan hard skill dan soft skill untuk mengasah profesionalitas, integritas dalam berkomunikasi dan berorganisasi lintas kampus ditingkat provinsi bahkan nasional

Inilah saatnya..
Mari rapatkan barisan bersama kami👥

Cara daftar :
Kirimkan SMS ke cp yg tertera di bawah
dengan format
[Imasasi_Nama Lengkap_Asal Instansi_Asal Jurusan_Semester_No HP]

📆Pendaftaran dibuka tanggal 21 Oktober - 12 November 2016

Interview dilaksanakan pada:
🗓Sabtu, 12 November 2016
🏢Universitas Al-Azhar Indonesia & Universitas Juanda Bogor


📢Jangan lupa follow dan pantengin akun2 media sosial kami di 👇🏽👇🏽
📎Facebook: imasasi jabodetabek
📎Instagram: @imasasi_wil3
📎Twitter : @wil3_imasasi
📎Official Line : https://line.me/R/ti/p/%40vkj5807j
📎Blog : www.jabodetabekimasasi.blogspot.com

📱Untuk informasi lebih lanjut, hub CP kami  :
👩🏽Reda (083866001858)
👱🏼Syarif (087703380055)

IMASASI,
Menggapai Asa dengan Aksi

Wednesday, February 24, 2016

Selayang Pandang IMASASI

Bahasa Arab adalah salah satu bahasa tertua di dunia dan merupakan bahasa yang digunakan dalam Al Qur’an.Bahasa Arab banyak meminjamkan kosa katanya ke sejumlah bahasa di Eropa utamanya bahasa Spanyol, Portugis dan Sisilia. Bahasa Arab, seperti juga bahasa Ibrani dan Persia memakai sistem penulisan aksara dari kanan ke kiri.
Sejak tahun 1974, bahasa Arab digunakan sebagai salah satu bahasa resmi PBB bersama dengan empat bahasa lainnya yaitu bahasa Inggris, bahasa Mandarin, bahasa Perancis dan bahasa Rusia.Jumlah penuturnya pada zaman sekarang sekitar 300 juta orang.
Yang termasuk negara penutur dari bahasa arab ini antara lain Arab Saudi, Aljazair, Bahrain, Chad, Komoro, Djibouti, Mesir, Eritrea, Irak, Israel, Yordania, Kuwait, Lebanon, Libya, Maroko, Niger, Oman, Palestina, Qatar, Somalia, Sudan, Syria, Tunisia, Uni Emirat Arab, Sahara Barat, Yaman, Mauritania, Senegal dan Mali.
Sejak masuknya Islam ke Indonesia dengan kitab sucinya Al-Quran, bahasa Arab sudah mulai dikenal dan dipelajari oleh masyarakat Indonesia. Hal itu dikarenakan bahasa Arab sebagai bahasa kitab suci Al-Quran dan bahasa ritualitas keagamaan yang wajib dipelajari agar bisa membaca Al-Quran dan menjalani ritualitas ibadah dengan benar.
Oleh karena itu, Mahasiswa studi Arab telah ada di Indonesia sejak ribuan tahun sebelum ada Mahasiswa bahasa inggris dan bahasa asing manapun lainnya. Akan tetapi sampai penghujung abad kedua puluh belum ada organisasi yang menghimpun para Mahasiswa studi Arab di Indonesia yang jumlahnya puluhan ribu orang. Padahal bahasa asing lain telah memiliki organisasi yang cukup mapan.
Dewasa ini, bahasa Arab sudah menjadi bahasa internasional yang diakui dan dipergunakan oleh Persatuan Bangsa Bangsa. Hal ini menunjukkan bahwa bahasa Arab sebagai bahasa komunikasi yang dipelajari oleh berbagai bangsa di dunia. Perkembangan ini menuntut profesionalisme dalam pembelajarannya yang disesuaikan dengan perkembangan zaman.
Ketiadaan organisasi profesi bagi Mahasiswa studi Arab menyebabkan Mahasiswa studi Arab berjalan di tempat dan tidak meningkat. Padahal perubahan zaman begitu cepatnya dengan perkembangan yang signifikan di berbagai bidang, terutama bidang informasi dan teknologi.
Oleh karena itu, profesi Mahasiswa studi Arab sangat membutuhkan lembaga profesi untuk meningkatkan kompetensi profesionalisme dan pedagogik, sehingga ada peningkatan pembelajaran bahasa Arab.
Ikatan Mahasiswa Studi Arab se-Indonesia (IMASASI) adalah organisasi mahasiswa studi arab tingkat nasional yang merupakan segmen integral dari elemen lembaga-lembaga kemahasiswaan studi arab. Organisasi ini merupakan sarana bagi mahasiswa studi Arab yang membutuhkan lembaga profesi untuk meningkatkan kompetensi profesionalisme dan pedagogik, dan menciptakan peningkatan pembelajaran bahasa Arab.
Fungsi sebagai wadah untuk merencanakan, melaksanakan, dan mengembangkan kegiatan ekstrakurikuler di tingkat perguruan tinggi yang bersifat keilmuan bahasa dan budaya Arab serta pengabdian kepada masyarakat.